Berburu Kuliner Ke Bandung, Kunjungi 10 Tempat Kuliner Berikut

Banyak orang Jakarta betah banget keliling tempat wisata kuliner di Bandung. Alasannya sih sederhana. Ingin menikmati kuliner murah tapi enak dan yang kedua adalah alasan nostalgia. Konon katanya Bandung itu punya sejuta cerita yang selalu bisa dinikmati bersama.

Makanya kalau mau datangi tempat wisata kuliner di Bandung ini wajib bawa pasangan. Takutnya kamu baper liat pengunjung lainnya bergandengan. Ya, minimal kamu bisa datang rombongan bareng teman-teman nongkrong.

  1. Sudirman Street Bandung

Seperti namanya Sudirman Street, warung kuliner di Jalan Sudirman Bandung ini punya ragam dan aneka pilihan. Kamu bisa mencicipi kuliner Asia, Timur Tengah hingga kulier Eropa. Gak perlu jauh-jauh lah ke Amerika untuk icip-icip kuliner khasnya, hampir semua jenis kuliner dunia ada di Sudirman Street.

Tapi, buat yang muslim harus teliti karena beberapa kuliner yang dijajakan di Sudirman Street tidak semuanya halal. Seperti di kawasan Pecinan Jakarta, Glodok ataupun Pasar Lama Tangerang, Sudirman Street memang menjajakan beberapa kuliner non halal seperti sate babi.

Kawasan ini juga sudah disulap dengan beberapa hiasan mural yang lucu. Terlebih kini pedestrian di kawasan Jalan Sudirman sudah lebih lebar dan lapang sehingga benar-benar menjadi surga bagi para pejalan.

Alamat Jalan Sudirman 107 Bandung

  1. Teras Cihampelas

Dari ketinggian Skywalk Cihampelas, pengunjung bisa melihat pemandangan dan kerlap kerlip lampu kota Bandung sambil menikmati jajanan murah meriah yang disajikan dari berbagai kios-kios pedagang kaki lima yang tertata dengan rapi.

Jarak Teras Cihampelas bisa diukur dari lokasi RS Advent Bandung hingga Cihampelas Walk yang memang sudah menjadi salah satu tempat nongkrong anak muda terutama saat akhir pekan.

Tinggi Skywalk Cihampelas Bandung ini sekitar 4.6 meter. Jadi, sangat tepat sekali menjadi salah satu tempat wisata romantis di Bandung pada saat malam hari.

Alamat Jalan Cihampelas, Bandung

  1. Paskal Food Market Bandung

Paskal Food Market diklaim sebagai tempat kuliner terbesar di Bandung. Bayangin aja, konon katanya sih di tempat wisata kuliner di Bandung paling hits ini menyajikan hampir seribuan menu yang bisa kamu pilih. Wah, rasanya enggak cukup sehari ya buat wisata kuliner di Paskal Food Market ini.

Tempat wisata kuliner ini memang jadi tempat nongkorng juga buat anak muda di Bandung. Beberapa kuliner andalan di Paskal Food Market diantaranya seperti Sate Maulana Yusuf, Iga Bakar si Jangkung, Taliwang Jaya hingga Bola Obi Gardujati.

Alamat Jln. Kebon Kawung 27 | Paskal Hyper Square

  1. Rumah Sosis Bandung

Kalau mau cari sosis lokal dengan rasa internasional, rasanya tempat ini cocok banget buat kamu yang doyan dengan olahan daging instan ini. Kamu bisa menikmatinya di tempat atau juga bisa membawanya pulang untuk buah tangan.

Rumah Sosis bukan cuma tempat kuliner aja lho. Rumah sosis memang lebih pas disebut sebagai arena rekreasi keluarga karena punya banyak fasilitas permainan dan kolam renang yang aman untuk anak-anak. Dengan tagline “Eat-Swim-Play” tak heran jika Rumah Sosis termasuk jajaran tempat wisata di sekitar Jalan Setiabudi yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Alamat Jalan Dr.Setiabudi No293, Sukasari Bandung

  1. Kampung Daun Bandung

Kalau mau cari tempat romantis di Bandung, salah satunya adalah Kampung Daun Bandung. Hampir setiap tahun Kampung Daun selalu dijadikan lokasi syuting. Pasti pernah lihat dong tayangannya di televisi tiap bulan Ramadan?

Kampung daun tidak hanya menyajikan kuliner khas Pasundan, Jawa Barat saja. Tapi kamu juga bisa menikmati Soto Betawi, Soto Kudus hingga Nasi Liwet Solo. Untuk minumannya pun beragam dari Bandrek yang menghangatkan badan hingga Wedang Ronde. Jika ingin yang segar-segar bisa juga memesan Es Cendol atau Es Cingcau yang menyehatkan pencernaan.

Alamat Jalan Sersan Bajuri No 88 Bandung

  1. Nasi Kalong Bandung

Asal usul dinamakan Nasi Kalong Bandung karena wisata kuliner di Bandung yang unik ini hanya buka pada malam hari dari pukul 7 malam hingga pukul 3 dini hari. Wajar saja jika para penikmat nasi kalong adalah wisatawan yang terbiasa melek pada malam hari.

Kuliner nasi kalong sangat beragam mulai dari nasi merah yang tidak membuat kamu gendut, juga berbagai macam lauk pauk yang membuat kamu kangen sama rumah. Kamu bisa menikmati nasi merah dengan sambal goreng ati, ayam goreng madu, dendeng ayam hingga gepuk abon. Ada sekitar 20 jenis lauk pauk yang membuat kamu tergiur dengan kelezatannya. Dijamin pasti bingung mau pilih apa. Kalau bingung pilih aja menu paling banyak direkomendasikan seperti tumis buncis dan ayam goreng madunya.

Alamat Jalan Riau 102 Bandung

  1. Yoghurt Cisangkuy Bandung

Kalau sedang jalan-jalan sekitar Gedung Sate mampir deh ke Yoghurt Cisangkuy Bandung. Salah satu kuliner legendaris di Kota Bandung ini patut kamu coba. Selain Yoghurt, kamu juga bisa kok menikmati kudapan lain seperti smoothies hingga minuman kesehatan lain seperti Green Tea dan Rosella.

Namun jangan datang saat weekend. Beberapa orang merekomendasikan untuk datang pada saat weekdays. Pada saat weekend biasanya kunjungan sangat padat dan utamanya didominasi oleh anak-anak muda yang lebih suka nongkrong. Tak heran jika Youghurt Cisangkuy termasuk salah satu tempat nongkrong legendaris di Bandung.

Alamat Jalan Cisangkuy No 66 Citarum, Bandung

  1. Angkringan De BlankON Bandung

Menu makanan dan minuman yang ditawarkan cukup beragam dan sangat cocok untuk kamu yang ingin sekedar nongkrong di siang hari. Selain banyaknya menu makanan, tempat ini juga sangat terkenal dengan interiornya yang memukau. Biasanya para wisatawan tak segan untuk berfoto dan selfie di setiap sudut Angkringan De BlankON ini.

Lihat saja, mulai dari pemandangan dari ketinggian yang luar biasa, dan payung-payung yang cantik pun juga menjadi spot paling favorit para wisatawan.

Alamat Kawasan Punclut Jalan Baru Laksana No 75 Pagerwangi Lembang

  1. Warteg Hipster Bandung

Kalau sedang cekak karena tanggal tua, warteg selalu jadi andalan setiap orang untuk mengisi perut. Sebab, tempat makan sederhana ini selalu terkenal dengan masakan rumahan dengan harga yang murah meriah.

Selain tempat yang cozy dan wifi gratis, makanan enak ala rumahan tentu jadi primadona di Warteg Hipster. Lauk warteg pada umumnya seperti gorengan, capcay, kangkung, tempe, tahu, ayam, daging, ikan, bahkan semur jengkol bisa kamu temukan di sini. Tapi, yang membuat makanan ini terlihat spesial adalah penyajiannya yang rapi dan bersih. Kalau begini kan selera makan jadi bertambah!

Alamat Jl. Ranggagading no.3 Bandung

  1. Audrey Scenic Dining Bandung

Jika ingin mencari tempat kuliner yang berbeda dari biasanya di Bandung, ada sebuah tempat di belakang De Ranch Lembang. Lokasinya memang agak susah untuk dijangkau tapi tempatnya benar-benar bakalan bikin kamu betah berlama-lama.

Terlebih ada banyak spot menarik dan instagrammable banget dengan suasana sejuk khas Lembang, Bandung. Arsitektur dan desainnya perpaduan gaya klasik Jawa dan modern menjadikan suasananyanya berbeda dari tempat wisata kuliner lainnya di Bandung.

Alamat Jalan Panorama Indah Kav A9 Lembang, Bandung.

Cicipi 6 Makanan Khas Solo Berikut, Sumpah Ngak Nyesel Enaknya

Solo memang dikenal sebagai salah satu kota ratu kuliner di Indonesia. Bukan Cuma karena ragam kulinernya yang unik saja ya guys, tapi juga karena setiap makanan khas ini punya sensasi rasa yang super maknyuss.

Masakan khas Solo, seperti umumnya masakan Jawa lainnya, dikenal bercita rasa manis. Gula jawa dan kecap manis adalah dua bahan yang kerap wajib ada untuk meracik masakan khas Solo. Daripada penasaran, langsung intip yuk  kuliner Solo yang terkenal paling enak dan siap- siap bikin kamu pengen berburu makanan saat ini juga!

  1. Serabi Notosuman

Serabi atau yang juga disebut dengan Srabi dibuat dari tepung beras yang dicampur dengan santan kelapa dan dimasak diatas arang mirip pannekoek tanpa menggunakan minyak. Karena diproses tanpa minyak, maka ciri khas dari serabi ini biasanya memiliki sedikit tekstur gosong. Tapi jangan salah, justru ini nih yang bikin serabi Solo semakin enak disantap.

Dari beberapa Serabi yang terkenal di Solo, yang menjadi unggulan dan favorit kebanyakan pelancong adalah Serabi Notosuman. Serabi ini dikenal memiliki rasa yang enak dan gurih. Untuk yang penasaran, bisa banget lho mampir ke Solo Kota di Jalan M Yamin 28, Serengan. Dijamin nggak bakal nyesel deh!

  1. Timlo

Nama Timlo sempet ngehits sebagai salah satu grup band lawak ya. Tapi ini bukan timlo yang itu bukaannn :D. Timlo disini adalah makanan khas Solo yang berupa sup yang dilengkapi dengan telur, kembang tahu dan daging ayam atau sapi sebagai pengisinya. Timlo paling enak disantap saat masih hangat, apalagi kalau cuaca sedang hujan rintik- rintik. Duhhh.. syahdu bener dehh!

  1. Nasi Liwet

Perut bisa mendadak lapar lagi kalau sudah lihat yang namanya nasi liwet. Sebenarnya sih nasi liwet ini tidak berbeda jauh dari nasi- nasi lainnya. Yangmembuat nasi ini istimewa tidak lain adalah komposisi sajiannya yang sangat menggugah selera. Dalam satu porsi nasi liwet ini terdapat telur, suwiran ayam, sayur labu siam dan kuah khas nasi liwet yang sering disebut dengan areh.

Cara penyajian nasi liwet ini juga tradisional banget, yaitu dengan menggunakan piring bamboo yang dilapisi dengan daun pisang, yang membuat rasa nasi liwet ini semakin terasa khas.

  1. Tengkleng

Tengkleng ini sering banget bikin para traveller ketagihan. Dalam kuliner yang satu ini, seringkali bahan utama yang digunakan adalah daging kambing, sehingga makanan ini juga dikenal dengan sebutan tengkleng kambing. Dari penampilannya memang sekilas mirip dengan gulai  kambing, tapi sebenarnya beda banget. Gulai kambing identik dengan kuah kentalnya karena menggunakan santan yang cukup banyak. Namun, tengkleng kambing Solo ini dikenal dengan kuahnya yang lebih encer. Selain itu, daging dan tulang kambing juga digunakan sebagai salah satu bahan utama untuk membuat kuliner yang super enak ini. Wahhh.. tiba- tiba langsung kebayang deh seporti tengkleng di meja makan.

  1. Selat Segar Solo

Namanya memang sedikit nyentrik, tapi.. lagi- lagi ini adalah kuliner Solo yang super enak. Selat Segar Solo ini sendiri sebenarnya adalah modifikasi dari beefsteak ( atau sering dibaca bistik ) yang dibuat dengan versi bumbu yang lebih kejawen. Sajian utama dari seporti selat Segar Solo adalah daging sapi yang diiris agak tipis ( lebih kurang 6-7mm, seukuran 15cmx7cm ), lalu dimasak dengan cara disemur.

Selain dengan daging sapi, Selat Segar Solo juga disajikan dengan tambahan bahan putih telur rebus, kripik kentang, buncis dan wortel yang sebelumnya ditumis dengan margarin, bawang  merah, tomat potong dna lada serta disiram dengan kuah lezat berwarna kecoklatan yang terasa manis dan gurih.

Agar buncis dan wortel yang dasarnya berasa plain ini memiliki cita rasa, sebelum penyajiannya, ditumis margarine dengan bawang merah, tomat potong dan lada. Kentang yang disajikan sebagai penghasil karbohidrat sengaja diiris tipis agar cepat matang saat digoreng.

  1. Sate Kere dan Sate Buntel

Dalam bahasa Indonesia, kere artinya adalah miskin. Tapi bukan berarti sate kere ini artinya sate miskin. Makna dari sate ini adalah sate yagn dijual dengan harga murah. Sate kere dibuat dari potongan tempe gembus yang ditusuk dengan tusuk sate dan dibakar diatas arang dengan campuran bumbu bacem yang super gurih dan manis.

Last but not least, ada juga sate buntel yang dibuat dari daging kambing cincang yang dilapisi lemak kemudian dibuntel atau dibungkuskan pada tusuk sate sebelum dibakar. Rasanya? Pasti enak!

Liburan Ke Solo, Kunjungi 9 Wisata Kuliner Berikut

Setiap kota selalu memiliki keunikan masing-masing. Anda bisa melihat keunikannya dari sisi budayanya, tradisi masyarakatnya yang hingga kini masih dilestarikan, destinasi wisata alamnya, dan masih banyak lagi. Namun, terlepas dari segala ciri khas itu, ada satu hal yang tak pernah dilewatkan oleh wisatawan saat berkunjung ke sebuah destinasi: wisata kuliner.

Ya, wisata kuliner memang terkadang menjadi tolak ukur penilaian suatu destinasi wisata oleh para pengunjung. Kuliner telah menghadirkan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, karena tentunya, Anda tak hanya sekadar berkunjung ke tempat-tempat menarik. Nah, salah satu destinasi yang terkenal akan kulinernya adalah Solo. Ada banyak tempat wisata kuliner Solo yang wajib Anda kunjungi saat singgah di kota yang dijuluki The Spirit of Java ini, seperti:

1. Es Gempol Pleret Pak Suhar

Tak hanya es dawet, segarnya es khas Kota Solo juga bisa Anda rasakan dari semangkuk es gempol. Di Solo, kudapan satu ini memang tak lagi mudah dijumpai. Namun, Anda masih bisa merasakan kesegarannya dengan mampir ke sebelah Masjid Tegalsari, tepatnya di Jl. Dr. Wahidin, tempat Pak Suhar biasa menjajakan kuliner Solo ini.

Lezat dan segarnya es gempol pleret milik Pak Suhar ini tentu saja ada pada olahan gempol dan pleretnya. Campuran tepung beras dan gula jawa dengan siraman santan cairnya begitu menggoyang lidah. Tambahan gula cair dan es batu membuat nikmat kudapan ini kian sempurna.

2. Tahu Kupat Pak Brewok

Kuliner Solo yang satu ini berupa irisan ketupat, kol, tauge, tahu goreng, dan mie kuning dengan taburan bawang goreng dan daun bawang. Kemudian, kuah kecap dan air bawang disiramkan di atasnya. Biasanya, ditambahkan irisan cabai rawit untuk menambah cita rasa pedasnya. Paduan rasa asam, manis, pedas dan gurih akan menjadi satu rasa yang begitu khas dan menggugah selera.

Warung tahu kupat milik Pak Brewok adalah yang paling terkenal di Kota Solo. Berlokasi di Jl. R.M. Said, sebuah tulisan Warung Tahu Kupat “SARI” Pak Brewok menjadi tanda yang memberitahu bahwa Anda telah sampai. Buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB, warung ini adalah salah satu destinasi kuliner yang paling ramai dikunjungi, baik oleh masyarakat setempat maupun wisatawan.

3. Warung Sate Kere Yu Rebi

Anda pasti akan penasaran dengan tempat wisata kuliner Solo yang satu ini. Pasalnya, dari namanya saja, “sate kere” bisa diartikan sebagai satai miskin. Ya, nama ini diambil dari bahan sate yang digunakan di warung milik Yu Rebi ini, yang ternyata adalah jeroan sapi. Tentu saja, jika dibandingkan dengan dagingnya, jeroan memiliki harga jual yang lebih murah di pasaran.

Warung Yu Rebi ini bisa Anda kunjungi di Galabo atau belakang Stadion Sriwedari Solo. Satu porsinya hanya dibanderol dengan harga Rp10.000 saja. Tak hanya sate jeroan, Anda juga bisa mencicipi lezatnya tempe gembus di warung yang buka mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB setiap harinya ini. Murah dan lezat, siapa sih yang tidak suka dengan dua hal tersebut?

4. Wedangan Pendopo

Butuh tempat berbincang yang jauh dari hiruk pikuk kota sekaligus memiliki aneka sajian yang nikmat? Tak salah lagi, Wedangan Pendopo adalah destinasi kuliner Solo berikutnya yang harus Anda tuju. Menawarkan suasana yang begitu tenang, ramah, dan bersahabat khas Jawa Tengah, tempat wisata kuliner ini sudah pasti akan menjadi tujuan utama para pelancong, terutama pelancong mancanegara.

Ornamen dan pajangan antik akan menemani Anda selama mengobrol sembari mencicipi aneka makanan dan minuman tradisional. Wedangan Pendopo beralamat di Jl. Srigading I No. 7, Turisari, Solo. Tempat ini selalu ramai dikunjungi setiap hari, terlebih pada malam hari, karena menikmati wedang memang amat tepat pada waktu malam. Para pengunjungnya pun beragam, mulai dari remaja hingga para orang tua, semua berkumpul bagai teman di sini.

5. Gudeg Ceker Bu Kasno

Lapar tengah malam? Tak perlu bingung, karena Anda bisa bertandang ke warung gedeg ceker milik Bu Kasno. Lokasinya ada di Jl. Monginsidi, Solo, tepatnya di bagian barat gedung SMA Negeri 1 Solo. Meskipun merupakan salah satu kuliner khas Jogja, warung gudeg yang telah ada sejak tahun 1970 silam ini tetap mampu menyihir lidah para pengunjung karena kelezatannya, lho.

Warung Gudeg Ceker Bu Kasno buka setiap hari mulai pukul 01.00 hingga 04.00 dini hari. Cukup membayar seharga Rp22.000 saja, Anda sudah bisa mencicipi enaknya sepiring nasi gudeg lengkap dengan ceker, siraman kuah opor ayam, dan telur. Murah dan pastinya mengenyangkan!

7. Tengkleng Bu Edi

Berkunjung ke Pasar Klewer Solo? Jangan sampai Anda tidak mampir untuk mencicipi enaknya tengkleng buatan Bu Edi yang sudah amat terkenal di telinga masyarakat Solo ini. Bu Edi membuka warungnya mulai pukul 14.00 setiap hari, tetapi para pengunjung telah mengantre bahkan sejak pukul 13.00!

Pasti Anda sudah bisa membayangkan bagaimana lezatnya kuliner Solo yang satu ini, karena dalam hitungan jam, dagangan Bu Edi ini akan habis terjual. Warung Tengkleng Bu Edi tak sulit ditemukan, karena berada di gapura Pasar Klewer Solo bagian utara. Rasa gurih dan pedas Tengkleng Bu Edi memang juara! Penyajiannya tidak menggunakan piring, tetapi memakai pincuk atau daun pisang yang dijepit oleh lidi. Meskipun demikian, kelezatannya tidak berkurang.

8. Cabuk Rambak Solo

Mencari camilan yang unik dan tak biasa? Anda wajib mencoba cabuk rambak. Beberapa masyarakat setempat menjadikan kuliner Solo ini sebagai hidangan sarapan, makan siang, atau bahkan makan malam. Meskipun demikian, porsinya yang tak terlalu banyak membuat para wisatawan kerap menyebut penganan satu ini sebagai kudapan.

Lalu, apa sih sebenarnya cabuk rambak itu? Sajian ini berupa irisan ketupat dan siraman sambal wijen dengan tambahan karak. Karak adalah kerupuk khas Solo yang terbuat dari nasi kukus yang telah dicampur dengan bumbu-bumbu. Hidangan ini disajikan di atas pincuk. Paduan rasa gurih dan pedasnya begitu menyatu di lidah, sangat membuat ketagihan.

Jika Anda penasaran dan ingin mencicipi kelezatan cabuk rambak ini, silakan menuju ke Stadion Manahan Solo. Di sini, ada seorang ibu-ibu yang menjual cabuk rambak setiap paginya.

9. Tahok Solo Pak Citro

Kuliner Solo terakhir yang direkomendasikan untuk Anda adalah Tahok Solo. Sebenarnya, kudapan ini berasal dari Negeri Tirai Bambu, China. Namanya pun bukan tahok, melainkan tao hoa. Kata tao artinya kacang kedelai, sementara kata hoa adalah lumat. Intinya, tao hoa berarti kacang kedelai yang dilumatkan atau dihancurkan.

Tahok Solo sekilas mirip dengan kembang tahu, sama-sama berasal dari olahan kacang kedelai. Warna putihnya begitu khas dengan tekstur yang amat lembut saat menyentuh mulut. Ditambah dengan siraman kuah gula jawa yang telah diolah dengan rempah, semangkok tahok mampu membuat tubuh hangat, terlebih di saat cuaca sedang dingin.

Salah satu penjaja kuliner Solo ini yang paling terkenal adalah Pak Citro. Bersama gerobak tahoknya, Pak Citro selalu berjalan berkeliling dan berhenti untuk mangkal di salah satu emperan Pasar Gede. Tak seperti penjaja kudapan lainnya, Pak Citro selalu membawa gerobaknya dan mangkal setiap hari mulai pukul 6 pagi hingga 4 sore.

Harga semangkuk tahok Solo pun amat terjangkau, yaitu hanya Rp4.000 saja. Setiap harinya, Pak Citro menyiapkan kira-kira 100 mangkuk tahok. Porsi yang terbilang cukup banyak, tetapi ternyata selalu habis terjual! Jadi, jangan sampai Anda ketinggalan untuk mencicipi enaknya tahok ya.