7 Tips Sebelum Menggunakan Transportasi Kereta Api

Mudik dengan kereta api masih menjadi favorit bagi warga yang merantu ke Jakarta. Kereta api dianggap moda transportasi yang murah, cepat dan tidak terkendala dengan macet. Sayangnya memang untuk mendapatkan tiket kereta api perlu perjuangan karena harus berebutan dengan pemudik lainnya.

Agar selamat dan nyaman hingga sampai tujuan, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mudik dengan kereta api, berikut ringkasannya.

  1. Pesan Tiket 90 Hari Sebelum Hari Keberangkatan

Inilah salah satu tantangan awal mudik dengan kereta api. Berburu tiket mudik kereta api memang menjadi tahapan pertama yang harus dijalani dengan panuh agitasi.

Pasalnya ketersediaan gerbong kereta api tidak sebanding dengan jumlah pemudik. Maka, sistem down sampai error sudah jadi hal yang harus diantisipasi saat berburu tiket mudik kereta api. Pastikan kamu memesan tiket mudik kereta api 90 hari sebelum hari keberangkatan.

  1. Gunakan Jasa Travel Sebagai Antisipasi

Jika memang butuh bantuan sebagai salah satu alternatif, jangan segan untuk meminta bantuan jasa travel terpercaya. Biasanya ada biaya yang dikenakan antara Rp50 ribu hingga Rp 100 ribu pertiket. Tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan membeli melalui calo yang harganya bisa tiga kali lipat lebih mahal.

  1. Hindari Membeli Lewat Calo

Pahami bahwa calo adalah praktik ilegal yang harus diperangi. Tak ubahnya seperti praktik suap menyuap. Yang menyuap dan disuap sama-sama salah, terlebih jika melibatkan oknum orang dalam. Jika menemukan calo yang menjajakan tiket mudik kereta api, jangan segan untuk dilaporkan kepada aparat yang berwenang.

  1. Pastikan Menggunakan Koneksi Internet yang Cepat

Sistem pemesanan tiket kereta api untuk mudik kini sudah tersedia secara daring dan dapat dipesn dari mana saja. Artinya kamu butuh koneksi internet dan jaringan yang kuat untuk berlomba-lomba mengakses situs pemesanan tiket kereta api secara online.

Agar bisa mendapatkan tiket mudik dengan kereta api, relakan untuk ke warnet atau mencari alternatif lain demi mendapatkan koneksi internet yang bisa diandalkan saat melakukan pemesanan.

  1. Kemas Barang dalam Dua Tas Saja

Mudik dengan kereta api bukan berarti bisa membawa segala macam barang. Penerapan batas bawaan bagasi sudah mulai diterapkan juga untuk transportasi favorit ini.

Batas bawaan penumpang kereta api adalah 20 kilogram dengan tinggi tidak lebih dari 75 sentimeter per-orang. Maksimal barang bawaan bisa sampai 40 kilogram namun dikenai biaya sesuai dengan kelas kereta.

  1. Datang 2 Jam Sebelum Waktu Keberangkatan

Pastikan sudah mengetahui kode booking tiket kereta api untuk mudik. Datang minimal dua jam sebelum keberangkatan agar tidak terlalu terburu-buru. Kini kereta api menerapkan sistem check ini seperti di pesawat terbang untuk mengurangi penggunaan tiket palsu.

Sistem check ini ini sudah diberlakukan sejak tahun 2016 di beberapa stasiun besar seperti Gambir, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya.

  1. Cetak Tiket di Konter, Siapkan Kode Booking/Reservasi

Pastikan mencetak boarding pass di konter elektronik yang sudah disediakan di setiap stasiun. Kamu hanya tinggal memasukkan kode booking atau reservasi tiket kereta api untuk mudik. Untuk satu kode booking bisa digunakan untuk tiket rombongan.

Boarding pass berwarna oranye di sisi bagian atas dan bawahnya dengan cetakan kertas halus. Perlu diingat bahwa pencetakan boarding pas dapat dilakukan paling lambat satu jam hingga 5 menit sebelum waktu keberangkatan. Jika sudah melewati batas waktu yang ditentukan maka kamu tidak akan bisa mencetak boarding pass dan tiket kamu dianggap hangus.