Menikmati Tengkleng, Makanan Khas Solo

Apakah anda seorang petualang? atau mungkin backpacker? Nah kalau anda seorang petualang dan backpacker yang bepergian selalu dengan uang lebih alangkah baiknya anda mencoba makanan khas solo yang satu ini, Tengkleng!
Tengkleng adalah salah satu masakan yang menggunakan bahan utama kambing. Tengkleng merupakan makanan semacam gulai kambing tetapi kuahnya tidak memakai santan. Isi tengkleng adalah tulang-tulang kambing dengan sedikit daging yang menempel, bersama dengan sate usus, sate jeroan , dan otak.
Konon, tengkleng adalah makanan rakyat jelata yang tak mampu menikmati olahan daging kambing, seperti sate atau gule. Karena tengkleng sebenarnya adalah masakan yang diolah dari tulang belulang dan tengkorak kambing yang tak bisa dimasak menjadi sate atau gule. Tapi jangan salah, tengkleng jaman sekarang sudah naik pamornya, dan yang menikmatinya pun bukan lagi dari kalangan kere atau jelata.
Perjuangan mbrakoti atau menggerogoti tulang-tulang tengkleng ini menjadi sensasi tersendiri bagi para penikmatnya. Kesannya memang tidak ‘mriyayi’, tapi begitulah cara menikmati tengkleng. Kalau dapat sedikit daging yang menempel di tulang rasanya seperti mendapat berkah.

Dimana kita bisa menemukan tempat / warung yang menjual Tengkleng ? Salah satu tempat yang menjual Tengkleng di Solo dan wajib dikunjungi adalah di Pasar Klewer, tepatnya dibawah gapura alun-alun. Tengkleng pasar klewer ini sudah ada sejak 1971 dan setiap hari nya tidak pernah sepi pengunjung. Dibuka mulai jam 14.30 dan dalam waktu 2-3 jam, akan habis diserbu pembeli. Para pembeli sendiri ada yang suka dibungkus, ada juga yang suka dimakan di tempat. Bagi yang makan di tempat, penyajian Tengkleng disini adalah dengan pincukdaun pisang menambah nikmat kita yang makan Tengkleng. Dan lebih nikmat lagi jika kita tambahkan Kecap Bangau dalam Tengkleng kita akan menambah cita rasa.

Cara terasik menikmati Tengkleng. Tengkleng bisa digunakan sebagai lauk nasi atau sebagai gadon (dimakan tanpa nasi). Namun saya lebih suka dimakan tanpa nasi, langsung dari pincuk daun pisang. Menurut saya, yang menjadi kunci kenikmatan dari Tengkleng ini adalah mbrakoti atau menggerogoti tulang tulang tengklengnya.

RESEP TENGKLENG 

Bahan – Bahan :
  • 500 gr daging kambing, potong dadu, rebus dengan 1500 ml air
  • 500 gr iga kambing, potong-potong, rebus hingga lunak
  • 500 gr daging kambing tetelan, potong dadu
  • 4 lbr daun salam
  • 2 btg serai, memarkan
  • 2 ruas jari lengkuas, memarkan
  • 2 ruas jari jahe, memarkan
  • 5 lbr daun jeruk purut
  • 5 sdm minyak goreng
Bumbu halus:
  •   siung bawang putih
  •   10 btr bawang merah
  •   2 ruas jari kunyit, bakar
  •   1 sdt ketumbar
  •   1/2 sdt merica
  •   3 btr kemiri
  •   1 sdt garam,gula,penyedap (secukupnya)
Cara Memasak :
  1. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan daging,tetelan dan iga kambing. Rebus kembali.
  2. Tambahkan daun salam, serai, lengkuas, daun jeruk, dan jahe. Masak dengan api kecil hingga matang.
  3. Sajikan hangat.
  4. Untuk lebih nikmat, bisa ditambah kecap bangau.
Penasaran? Silakan segera datangi warung tengkleng di Soloraya dan segeralah ber-freestyle saat menikmatinya. Hidangan ini rata-rata bisa dinikmati dengan harga per porsi antara Rp 5.000 hingga Rp 20.000. Happy Kuliner mas mbak…

Leave a Reply