Pahami 7 Keuntungan Investasi Properti Apartemen, Sebelum Anda Memulainya

Saat ini investasi properti merupakan salah satu sektor investasi yang banyak dipilih untuk menjaga kestabilan keuangan agar tidak terpengaruh dengan dampak inflasi. Oleh karena itu wajar jika akhirnya banyak investor memilih investasi properti untuk menyelamatkan harta mereka dari gerusan inflasi.

Dengan melakukan investasi properti, maka Anda akan lebih mudah untuk mendapatkan uang tanpa harus melakukan pekerjaan dengan risiko besar. Tapi, bukan berarti investasi properti bisa semudah seperti yang dilihat. Investasi properti bisa maksimal jika strategi yang dijalankan maksimal, dengan perencanaan matang.

Sebagai pemula Anda bisa memulainya dengan investasi properti di apartemen. Kenapa apartemen? Karena apartemen lebih mudah untuk disewakan dan return sewanya tinggi sehingga dapat dijadikan passive income disamping harganya juga naik (capital gain).

Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi laris tidaknya apartemen Anda untuk disewakan adalah lokasi. Lokasi apartemen harus strategis, dan dekat dengan kawasan bisnis, atau bisa juga dekat dengan kawasan pariwisata.

 Saat ini pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan bahwa area pariwisata di Indonesia akan digenjot habis untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia. Dengan memiliki apartemen di kawasan wisata, Anda bisa menyewakannya tiap akhir pekan.

Selain itu ada banyak faktor lain yang mempengaruhi untung tidaknya investasi properti apartemen, diantaranya:

  1. Developer Terpercaya

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari developer terpercaya. Ketika berhubungan dengan apartemen, Anda sepenuhnya bergantung kepada developer, pilihlah developer terpercaya agar tidak terjadi masalah di kemudian hari seperti pembangungan apartemen mangkrak, ataupun perijinan belum jelas.

Anda bisa mengetahuinya dengan melihat track record dari projek-projek sebelumnya. Developer tersebut harus berpengalaman dengan proyek-proyek besar dan memiliki sumber daya manusia berkualitas.

  1. Cermati Harga Properti

Bagaimanapun juga, Anda akan menjalankan bisnis properti ini memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Tentu saja harga yang ditawarkan juga harus masuk akal, dan memiliki bentuk dan kualitas bangunan bagus dengan fasilitas lengkap. Jika harga awal properti sudah mahal, maka Anda pun harus memberikan harga sewa yang cukup tinggi.

  1. Transportasi Mudah di Akses

Apartemen yang mudah di akses tentu menguntungkan investor ataupun end user (pengguna). Salah satunya jika apartemen tersebut dekat dengan pintu tol dan dekat dengan stasiun LRT. Menurut laporan Kompas, harga properti yang berada dalam jalur proyek transportasi Light Rail Transit (LRT) bisa melejit hingga 200%! Oleh karena itu sudah saatnya untuk berinvestasi properti di wilayah yang dilewati LRT.

  1. Fasilitas Memadai

Selain lokasi, beberapa fasilitas apartemen juga sangat penting untuk dicermati. Hal tersebut karena setiap orang pasti menginginkan lokasi properti dengan fasilitas memadai, dari mulai fasilitas pendidikan, pusat perbelanjaan, pusat olahraga, dan fasilitas lainnya. Hal ini harus bisa Anda lakukan supaya pembeli bisa lebih nyaman dan mau membeli properti yang ditawarkan. Walaupun mungkin harga yang ditawarkan akan sedikit mahal.

  1. Jika Belum Cukup Biaya, Manfaatkan Fasilitas dari KPA (Kredit Pemilikan Apartemen)

Jika jumlah uang yang dimiliki belum cukup untuk membeli satu unit apartemen, tidak perlu khawatir, Anda bisa mengambil KPA, saat ini pihak developer membolehkan DP sebesar 10 %, bahkan beberapa perusahaan ada yang memberikan diskon DP hingga 5 %.

  1. Melihat Contoh Unit Apartemen

Biasanya apartemen ditawarkan saat belum dibangun. Sebaiknya perhatikan contoh unit apartemen dengan baik, mulai dari bahan pintu, lantai, dinding ataupun atap. Anda juga bisa memperhatikan fasilitas gratis yang diberikan oleh pihak developer seperti perabotan kamar mandi ataupun Air Conditioner.

  1. Harga sewa (Rental yield) dan potensi keuntungan

Berapa pendapatan sewa yang bisa didapatkan dan potensi keuntungannya? Beberapa perusahaan memberikan jaminan sewa selama beberapa tahun. Dengan menyewakan apartemen Anda, hal ini bisa membantu Anda dalam membayar cicilan KPA per bulan.

Mau Usaha Properti Tanpa Modal? Lakukan Tips Berikut.

Bagi seorang pemula dalam berbisnis, seringkali merasa kebingungan untuk memilih ide usaha apa yang cocok bagi dirinya. Terlalu pilah-pilih dan banyak perhitungan sehingga rencana bisnisnya tidak segera bisa berjalan.

Dalam memulai bisnis, kita harus membatasi diri kita dengan tenggat-tenggat waktu yang jelas dan terukur, sehingga tujuan bisnis yang kita harapkan dapat tercapai dalam waktu yang sesuai perhitungan kita.

Permasalahan lainnya yang sering muncul adalah kepentok dengan modal usaha, yang akhirnya berakibat ditundanya ide bisnis yang sudah dirancang dan bahkan seringkali membatalkan realisasi usaha tersebut.

Padahal sebenarnya banyak sekali terdapat peluang usaha yang bisa digarap yang tanpa membutuhkan modal terlalu besar. Bahkan ada juga bisnis tanpa modal ataupun bisnis modal kecil. Asal kita teliti melihat berbagai peluang bisnis maka akan mudah kita menemukannya.

Mungkin kita mengira, bahwa usaha tanpa modal ataupun usaha modal kecil pasti hanyalah usaha yang biasa-biasa saja, menghasilkan keuntungan yang sedikit. Padahal kalau kita jernih melihat, sebenarnya terdapat pula usaha dengan modal kecil, bahkan tanpa modal yang bisa menghasilkan keuntungan besar. Di antaranya adalah bisnis properti.

Umumnya orang beranggapan untuk masuk ke dunia bisnis properti membutuhkan uang modal yang luar biasa besar, padahal tidak seperti itu, banyak orang-orang yang telah sukses di bisnis properti bermula dari modal yang sangat kecil, ataupun tanpa modal sedikit pun.

Memang untuk bisa sukses di usaha properti dengan tanpa adanya modal dibutuhkan skill dan keuletan yang mumpuni. Anda harus bekerja keras untuk bisa mencapai kesuksesan. Tentu saja, keuntungan yang didapat juga akan seiring dengan tenaga yang telah dikeluarkan.

Di samping itu, untuk dapat sukses di bisnis yang menguntungkan ini, anda harus punya planning yang jelas, agar cita-cita yang anda harapkan bisa lekas tercapai. Tanpa adanya planning maka sulit bagi anda untuk bisa mencapai hasil yang maksimal dalam bisnis property tanpa modal ini.

Untuk memudahkan anda dalam membuat planning dalam bisnis properti ini, dalam artikel kali ini akan kami sajikan untuk anda beberapa tips bisnis dalam 10 langkah cara memulai bisnis properti tanpa modal bagi pemula, yang semoga dapat menjadi bekal anda sebelum terjun ke bisnis ini.

  1. Memulai Bisnis Properti dari Lingkungan Terdekat

Saat baru mulai masuk ke bisnis property, ada baiknya jika dimulai dari lingkungan terdekat. Karena bisnis properti adalah bisnis besar yang membutuhkan kepercayaan. Dengan dimulai dari keluarga atau teman dan orang-orang yang mengenal kita, disamping lebih mudah mendapatkan kepercayaan juga akan menambah pengetahuan dan jam terbang kita sebelum terjun ke lingkungan yang lebih luas.

Karena bagaimanapun, mendapatkan kepercayaan dari orang-orang yang sudah terlebih dahulu kenal dengan kita akan lebih mudah daripada dari orang lainnya. Dengan begitu, seiring nama kita sebagai perantara bisnis properti akan menjadi semakin baik dikenal, juga akan memudahkan kita untuk melangkah ke bisnis yang lebih luas.

  1. Sering-seringlah Membaca Iklan Properti

Dalam memulai usaha properti yang tanpa modal, anda bisa memulainya dengan berlangganan atau setidaknya sering membaca-baca iklan-iklan properti, katalog penawaran properti, dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan properti.

Hal ini bertujuan agar anda mempunyai pengalaman yang cukup luas tentang dunia properti. Dengan begitu anda akan mengetahui rentang harga produk-produk properti yang ditawarkan. Dari situ anda bisa menjadi perantara dalam jual-beli properti. Komisi yang bisa anda dapatkan dengan menjadi perantara jual beli property juga lumayan besar.

Ini cara merintis bisnis properti dari bawah. Dengan pengalaman menjadi perantara jual beli properti, seiring jam terbang, skill anda dalam hal properti juga akan berkembang. Di samping itu, resiko yang anda hadapi juga relatif kecil, karena anda tidak perlu mengeluarkan banyak modal.

Proses sederhananya, anda tawarkan kepada pemilik properti untuk menjualkan properti mereka, tentunya dengan deal-deal komisi tertentu atau sistem markup harga, begitu juga anda cari orang yang sedang membutuhkan properti-properti tertentu. Kemudian anda pertemukan keduanya. Jika jual-beli sukses maka anda akan mendapatkan komisi atau hasil yang lumayan besar.

Pola bisnis property ini bukannya tanpa resiko permainan. Dalam pola seperti ini, database (katalog) properti adalah perbendaharaan anda yang harus anda jaga sungguh-sungguh. Sambil jalan, terus koleksi informasi tentang properti-properti yang dijual beserta rincian, harga, dan contact pemiliknya.

  1. Membangun Jaringan (Network) yang Lebih Luas

Dalam bisnis yang erat kaitannya dengan pemasaran (marketing), memiliki networking (jaringan) yang luas adalah suatu keharusan. Sebagai seorang perantara jual beli properti yang juga bisa disebut sebagai marketingproperti maka mengembangkan jaringan yang luas adalah suatu keharusan.

Dengan memiliki jaringan yang luas akan memudahkan anda dalam mencari informasi perihal orang-orang yang membutuhkan jenis properti tertentu. Di samping itu, anda juga akan lebih mudah mendapatkan informasi tentang pihak-pihak yang sedang menawarkan propertinya.

Dengan adanya network yang luas, anda akan semakin dikenal banyak orang sebagai orang yang berkecimpung di bidang properti, sehingga orang yang mempunyai kepentingan terkait properti akan ada kecenderungan untuk menghubungi anda.

  1. Semua yang Terkait dengan Bisnis Anda Harus Tertulis dan Jelas

Bisnis properti adalah termasuk bisnis besar, oleh karena itu untuk berjaga dari segala kemungkinan, anda harus perjelas semuanya. Bukan sekedar janji ucap, tapi juga harus ada perjanjian-perjanjian tertulis.

Ketika anda menawarkan kepada seseorang untuk menjualkan propertinya, maka harus dibuat perjanjian hitam di atas putih yang bernilai hukum. Dengan begitu diharapkan tidak akan ada permasalahan di kemudian hari. Karena semua pihak paham dan tahu kewajiban masing-masing. Anda pun akan lebih jelas perihal komisi atau fee yang anda dapatkan ketika berhasil menjualkan properti tersebut.

Bukan hanya kepada orang lain, kepada saudara sendiri pun juga harus demikian. Karena seringkali terjadi keributan antar saudara justru karena ketidakjelasan akan hal yang berkaitan dengan bisnis-bisnis seperti ini.

  1. Selalu Aktif dalam Acara Berkaitan dengan Properti

Seperti kita ketahui bahwa bisnis usaha properti membutuhkan networking yang luas dan kuat. Untuk mencapainya di samping dengan cara banyak berhubungan dengan orang-orang yang butuh properti dan orang yang ingin menjual properti, ada baiknya jika kita juga aktif dalam kegiatan-kegiatan (event) yang ada kaitannya dengan properti.

Di samping agar kita mempunyai jaringan yang luas di sesama pemain bisnis ini, juga bertujuan agar kita mendapatkan pengetahuan yang lebih dalam tentang bisnis di bidang ini. Belajar kepada orang-orang yang mempunyai minat di bidang yang sama dan kepada orang-orang yang telah banyak makan asam-garam di bisnis menguntungkan ini.

Hadiri acara-acara terkait properti seperti launching properti, pameran properti, pelatihan dan seminar tentang properti, dan event-event lainnya yang ada hubungannya dengan properti.

  1. Manfaatkan Media Sosial dengan Baik

Saat ini, hampir separo masyarakat Indonesia sudah terhubung dengan Internet. Di mana salah satu aktivitas utama yang dijalankan mereka adalah bersillaturrahmi melalui media sosial. Dari situ, banyak peluang bisnis yang bisa diambil. Di antara manfaat media sosial dalam berbisnis adalah untuk memasarkan apapun yang bisa ditawarkan atau dijual, mulai dari produk maupun jasa. Begitu juga, media sosial juga bisa dimanfaatkan untuk memasarkan properti-properti yang hendak kita jualkan. Melalui media sosial, kita dapat menjangkau lebih banyak orang dan merengkuh lebih banyak peluang kesuksesan dalam bisnis properti ini. Pergunakan medsos seperti twitter, facebook, pinterest, dan lain sebagainya, untuk memasarkan produk anda lebih luas.

  1. Pasarkan Properti Anda Melalui Website

Untuk memperluas pasar anda, gunakan juga teknologi modern yang bisa diterapkan untuk mempercepat perkembangan bisnis properti anda. Buat website untuk menjangkau orang lebih banyak. Manfaat website di antaranya adalah sebagai katalog untuk properti yang anda tawarkan, dengan begitu diharapkan akan lebih mudah bagi anda dalam menginformasikan kepada orang-orang yang membutuhkan terkait properti.

Jika anda tidak mempunyai kemampuan terkait dengan pembuatan website, saat ini sudah banyak terdapat jasa pembuatan website yang bisa anda gunakan dengan harga yang sangat murah. Anda hanya memerlukan biaya yang sangat sedikit untuk pembuatan website tersebut. Dengan adanya website, bisnis anda pun akan terlihat lebih serius dan profesional. Saat anda berkenalan dengan klien, anda hanya tinggal menyodorkan kartu nama yang mana dalam kartu nama tersebut tercantum alamat website anda. Dengan begitu akan lebih efisien dalam pemasaran bisnis properti anda.

  1. Anda Harus Bersikap Jujur dalam Kondisi Apapun

Sebagaimana kita ketahui, salah satu kunci utama dalam segala bisnis adalah kejujuran. Karena kejujuran berkaitan dengan integritas kita. Adanya kejujuran, parter bisnis (klien) pun akan merasa nyaman untuk berbisnis dengan kita. Begitu pula dalam bisnis properti ini anda harus jaga integritas anda dengan selalu bertindak jujur. Dengan begitu, nama anda akan dikenal oleh orang banyak sebagai parter bisnis yang bisa dipercaya. Dan dia pun tidak akan segan-segan merekomendasikan anda saat ada koleganya yang membutuhkan jasa seperti yang anda kerjakan.

Memang mungkin saja, bahwa orang yang tidak jujur dalam berbisnis properti akan mendapat keuntunga yang cukup besar. Tapi harus diingat, bahwa itu hanya keuntungan sementara saja, selanjutnya anda akan kesulitan untuk mendapatkan klien, karena nama anda rusak oleh kurangnya integritas pada diri anda. Dengan begitu, masa depan bisnis anda ini akan hancur. Oleh karena itu, menjaga kejujuran dalam bisnis properti ini sangatlah penting. Jangan korbankan bisnis jangka panjang anda hanya untuk keuntungan yang sifatnya sementara.

  1. Pertahankan Reputasi Bisnis Anda dengan Membangun Brand

Agar bisnis anda bisa bertahan dalam jangka lama dan semakin membesar, tidak cukup hanya dengan memasarkan secara asal-asalan. Anda memubutuhkan brand bagi bisnis anda. Buat perusahaan dengan logo dan slogan yang unik, yang sekiranya mudah diingat orang. Apabila anda kesulitan dalam membangun sebuah brand bagi bisnis anda ini, saat ini sudah banyak tersedia jasa yang dapat membantu anda dalam membangun suatu brand dengan biaya yang relatif murah. Jadi anda sudah tidak perlu lagi khawatir tentang teknisnya. Karena pada saat brand anda sudah dikenal oleh banyak orang, maka orderan pun akan datang dengan sendirinya, anda hanya perlu melakukan promosi seperlunya saja.

  1. Terus Jalankan Bisnis Anda secara Tekun dan Penuh Semangat

Membangun suatu bisnis memang tidak mudah dan pasti ada rintangan yang dihadapi. Seorang yang bermental wirausaha akan mampu bertahan untuk menghadapi rintangan-rintangan yang dihadapi. Oleh karena itu jangan mudah putus asa, seberat apapun permasalahan dalam bisnis anda, asalkan anda atasi dengan sungguh-sungguh pasti akan tuntas juga.

Jangan ragu untuk bekerjasama dengan pihak lain dalam membangun bisnis, begitu juga saat akan mengembangkan bisnis anda. Perlahan tapi pasti, bisnis anda akan mengalami peningkatan. Karena bisnis properti adalah termasuk bisnis yang paling liquid, yang telah terbukti menjadikan banyak orang menjadi kaya raya.

Demikian 10 langkah cara memulai bisnis properti tanpa modal bagi pemula yang bisa kami uraikan. Dan semoga langkah-langkah tentang peluang usaha yang telah kami sampaikan ini dapat membantu anda dalam membangun dan mengembangkan bisnis properti yang akan anda jalani. Semoga kesuksesan selalu menyertai anda!

Sebelum Melakukan Sewa Properti, Pahami 10 Tips Berikut!

Bagi kita yang mempunyai properti lebih dari satu, adalah sebuah peluang besar untuk menjadikannya sebuah passive income yang mempunyai nilai besar. Kita bisa menyewakan properti yang kita miliki untuk menjadi sumber pendapatan sebelum kita memutuskan untuk menjualnya.

Akan tetapi menyewakan properti juga tidak mudah, ada beberapa poin yang harus kita perhatikan untuk mendapatkan harga yang cukup memuaskan dan tentunya cepat mendapatkan penyewa.

Memang menyewakan properti tidak se-rumit menjual sebuah properti. Menyewakan relatif lebih mudah, tetapi apabila tidak cermat dalam mengelolahnya menyewakan properti juga memiliki banyak risiko yang dapat merugikan. Dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini kita dapat terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan.

  1. Mempersiapkan Diri Kita dan Tanggung Jawab Kita

Menyewakan properti berbeda dengan menjual. Menjual berarti kita mengalihkan semua tanggungjawab yang kita miliki kepada orang yang telah membeli, jadi secara keseluruhan properti kita sudah beralih kepada orang lain.

Sedangkan menyewa kita akan tetap menjadi penanggung jawab penuh terhadap properti yang kita miliki. Seperti pajak bangunan, kondisi bangunan dan hal fisik lainnya. Sehingga diperlukan kesiapan dan penataan atau perencanaan finansial yang baik dan rasa tanggung jawab agar kita menjadi penyewa yang baik.

  1. Perawatan Properti

Sebelum memutuskan untuk menyewakan properti kita, ada baiknya kita memperhatikan kondisi fisik dari properti kita. Hal yang sering dilakukan banyak orang adalah memperbaiki properti apabila sudah ada penyewa. Dengan alasan mereka akan mengambil anggaran sewa untuk memperbaikinya.

Hal ini memang tidak salah akan tetapi juga sedikit kurang efektif, betapa kita harus mengeluarkan banyak biaya untuk pembenahan sehingga dana yang kita terima tidak bisa maksimal kita gunakan untuk perencanaan kedepan. Akan tetapi apabila kita melakukan perawatan secara berkala maka pembenahan properti yang akan kita sewakan akan relatif lebih kecil.

  1. Ketahui Nilai Sewa

Mengetahui nilai sewa harga properti agar kita tidak mendapatkan harga yang rendah di bawah harga pasar. Setiap daerah dan jenis properti akan sangat memengaruhi harga sewa, oleh karena itu lakukanlah riset kecil-kecilan pada area tempat properti kita. Anda bisa mengetahui harga sewa melalui laman internet yang banyak menyediakan informasi jual beli dan juga sewa. Atau juga bisa berkonsultasi kepada teman atau rekan Anda yang lebih mengetahui properti.

  1. Jangka Waktu Sewa

Untuk jangka waktu sewa bermacam-macam akan tetapi hal yang lazim dilakukan untuk menyewakan properti adalah dengan sistem sewa per tahun. Khususnya properti rumah tinggal, kita banyak menyewakan dengan sistem per tahun. Menyewakan dengan sistem per tahun akan sedikit menyulitkan kita apabila kita akan menaikkan harga sewaktu-waktu karena kita harus menunggu sampai tahun berikutnya. Selain itu banyak dari kita yang gagal dalam mengelola perencanaan finansial dari penghasilan properti apabila dibayarkan  dalam setiap tahun.

Menyewakan dengan sistem bulanan merupakan sistem sewa yang perlu Anda pertimbangkan. Selain kita mempunyai kemudahan untuk menaikkannya sewaktu-waktu karena sesuatu hal, kita juga dapat dengan mudah mengalokasikan dana pada tiap bulannya untuk perawatan, asuransi dan hal-hal lainnya.

  1. Selektif Kepada Calon Penyewa

Menyewakan properti juga mempunyai beberapa risiko termasuk diantaranya adalah menerima penyewa. Kita harus selektif kepada penyewa, memang hal yang sulit untuk melihat karakter dari seseorang tapi paling tidak kita harus selektif dalam memilih penyewa dengan mengetahui dengan pasti identitas dan tujuan dia menyewa properti kita.

Mengetahui identitas dan mempunyai data dengan jelas adalah tindakan pencegahan yang harus kita lakukan. Hal ini untuk menghindari apabila penyewa melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum, kita dapat menjadi informan bagi petugas hukum apabila diperlukan di samping itu mengetahui dengan jelas penyewa juga dapat menghindari penyalahgunaan kepada hal-hal yang negatif.

  1. Kontrak Perjanjian yang Jelas

Buatlah perjanjian kontrak dengan jelas dan sudah melalui kesepakatan diantara Anda dan penyewa. Sehingga kita bisa mencegah terjadinya kesalahpahaman di kemudian hari. Pastikan penyewa memahami tanggung jawab dan kewajibannya begitu juga dengan kita.

  1. Menggunakan Uang Deposit

Untuk menghindari kerusakan-kerusakan yang bisa terjadi diakibatkan karena kesalahan penyewa. Memberlakukan uang deposit merupakan salah satu trik yang dapat Anda lakukan. Sehingga penyewa akan lebih berhati-hati apabila akan menggunakan properti kita. Karena kita akan mengambil dana deposit apabila terjadi kerusakan di luar tanggungjawab yang sudah tertera pada perjanjian kontrak.

Selain itu, kita juga tidak perlu repot menagih penyewa karena kerusakan yang terjadi. Di samping itu penyewa juga akan merasa untung karena apabila tidak terjadi kerusakan maka uang deposit akan kita kembalikan sepenuhnya kepada penyewa.

  1. Selalu Mengganti Kunci

Untuk alasan keamanan, mengganti kunci setiap ganti penyewa harus dilakukan. Hal ini menghindari penyalahgunaan dan mengurangi risiko tindak kejahatan. Oleh karena itu cobalah untuk mengganti semua kunci pada pintu depan, pagar ataupun pintu yang lainnya. Terutama pintu yang mempunyai akses keluar dan masuk tempat properti Anda.

  1. Menghitung Biaya Properti

Lakukan perencanaan finansial dari dana yang Anda terima. Hitung beban yang ditimbulkan setiap tahunnya dan perawatan yang harus Anda lakukan secara berkala. Agar penyewa merasa diperhatikan dan puas menjadi penyewa.

  1. Asuransi

Terkadang pemilik properti melupakan pentingnya sebuah asuransi untuk sebuah properti. Hal ini sangat penting Anda lakukan mengingat bencana atau musibah tidak akan datang dengan pemberitahuan sebelumnya. Sehingga membutuhkan kesiapan mental dan materi. Asuransikan properti Anda agar risiko-risiko seperti kerusakan karena kebakaran contohnya dapat kita antisipasi dan aset yang kita miliki masih dapat kita jaga.