Penyebab dan Solusi Wajah Pria Berjerawat

Berikut merupakan penyebab wajah berjerawat pada pria.

  1. Konsumsi makanan tinggi kandungan lemak

Jerawat yang muncul di sekitar dahi bisa disebabkan karena konsumsi lemak yang berlebihan. Jadi sebisa mungkin hindari makanan tinggi kandungan lemak maupun gula seperti gorengan atau minuman bersoda.

  1. Jarang mencuci wajah setelah beraktifitas berat

Jika Anda adalah pria yang sering melakukan aktifitas di luar ruangan maka wajar saja ketika banyak kotoran menempel pada wajah setelah melakukan aktifitas. Artinya, Anda harus mulai lebih memerhatikan kesehatan kulit wajah dengan selalu membersihkannya setelah selesai beraktifitas. Pori-pori kulit wajah yang sering terkena polusi, debu dan kotoran sangat mudah terkena jerawat. Karena itu Anda perlu memakai produk anti acne untuk pria yang memang bisa membersihkan hingga pori terdalam.

  1. Kurang jaga kebersihan rambut

Jauhkan minyak rambut dari dahi dan bagian wajah lainnya karena apabila minyak tersebut bercampur dengan debu, kotoran atau bakteri bisa mengakibatkan penyumbatan pada pori-pori wajah dan ujungnya bisa memicu timbulnya jerawat.

Lalu, adakah solusi lain terhadap permasalahan jerawat pada pria? Tentu saja, dengan produk perawatan kulit untuk pria dari Nivea Men. Berikut beberapa solusi dari Nivea Men untuk wajah https://www.niveamen.co.id/highlights/Local/id/twister.

  1. Jaga wajah agar tetap bersih

Cara terbaik untuk mengatasi jerawat, komedo dan masalah kulit wajah lainnya adalah dengan membersihkan kulit wajah secara rutin. Salah satunya menggunakan Nivea Men untuk jerawat yaitu NIVEA MEN Acne Control Brightening Mud Scrub. Selain itu, jangan lupa untuk mengganti sarung bantal dan handuk wajah Anda setiap minggu.

  1. Jerawat jangan dipencet

Sebenarnya jerawat bisa sembuh dengan sendirinya, yang penting tidak tersentuh apalagi dipencet dengan tangan yang belum tentu terjaga kebersihannya dan belum bebas dari kuman.

  1. Biarkan tetap lembab

Menjaga kulit wajah agar tetap lembab sama pentingnya dengan menjaga tubuh dari dehidrasi, gunakanlah pelembab agar kulit wajah terhindar dari minyak berlebih dan kulit wajah tetap halus. Selain itu, jaga pola makan dengan menghindari makanan berminyak, mengurangi minuman bersoda dan kafein.

5 Risiko Kesehatan yang Mengancam Bayi Akibat Udara Panas

Dengan daya tahan tubuh yang masih lemah tentunya bayi mesti mendapatkan perhatian dan kewaspadaan penuh. Jangan sampai karena kelalaian kita membuat bayi mendapatkan risiko kesehatan berbahaya. Termasuk dengan adanya udara panas yang ternyata dapat mengakibatkan 5 risiko kesehatan bagi bayi seperti berikut ini.

  1. Kulit yang Memerah

Dengan kondisi kulit yang baru lahir maka akan membuat kulit bayi manapun akan menjadi sangat sensitif terhadap rangsangan sekecil apapun. Apalagi apabila bentuk rangsangan tersebut merupakan udara panas yang terus menyerangnya. Hal ini bisa mengakibatkan kulit bayi yang memerah dan juga gatal.

  1. Dehidrasi

Risiko kedua adalah hal yang umum dialami oleh mereka yang terus terkena udara panas. Masalahnya, bagi bayi, dehidrasi akan membuat mereka menjadi lebih rapuh. Mulai dari menjadi rewel hingga sering menangis. Bahkan apabila dehidrasi ini terjadi dalam waktu lama akan membuat bayi bisa jadi menolak ASI yang diberikan oleh ibu.

Jadi jangan salah kira bahwa dehidrasi hanya bisa terjadi karena kekurangan cairan tapi juga bisa karena suhu tubuh yang panas. Segera lakukan pencegahan dengan memiliki AC berkualitas di ruangan bayi ataupun ruangan keluarga. Seperti dengan AC Gree Standard MOO yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya dalam mendinginkan udara dalam ruangan.

Cukup dengan 2 menit maka ruangan yang tadi terasa gerah dan panas akan segera berubah sejuk. Ukuran terhitung sangat cepat bahkan lebih cepat dari kebiasaan banyak orang memasak mie instan yang membutuhkan waktu 4 hingga 5 menit. Kecepatan ini disebabkan lapisan blue fin pada evaporator yang terletak pada mesinnya.

  1. Keracunan Makanan

Mungkin belum banyak dari kita yang tahu bahwa udara panas dapat meningkatkan risiko terjadinya keracunan makanan. Kenapa bisa begitu? Soalnya, udara yang panas akan membuat kuman dan bakteri tumbuh cepat di dalam makanan atau minuman. Dengan daya tahan yang belum kuat maka hal tersebut akan meningkatkan risiko keracunan bagi si bayi.

  1. Diare

Udara yang panas juga akan langsung mempengaruhi pencernaan bayi. Kondisi udara panas yang berlebih akan membuat perut mereka menjadi tidak nyaman. Banyak kasus, bayi yang mengalami diare karena udara panas yang terus mereka rasakan.

  1. Sakit Kepala

Terakhir adalah risiko sakit kepala pada bayi yang tidak tahan dengan udara panas. Udara panas akan membuat tubuh kekurangan asupan oksigen. Hal inilah yang membuat nyeri dan akhirnya menimbulkan sakit kepala yang berkepanjangan.

Untuk menghindari semua risiko kesehatan yang tidak diinginkan, penting bagi bayi untuk berada di ruangan yang sejuk dan memiliki AC yang berkualitas. Seperti menggunakan AC Gree MOO Standard Series yang begitu dinyalakan maka langsung membuat ruangan menjadi sejuk dalam waktu cepat yaitu 2 menit saja. AC Gree MOO Standard Series ini dilengkapi fitur FROZEN POWER yang menjadikan AC ini mampu mendinginkan ruangan 30% lebih cepat dibanding produk kompetitornya.

Apalagi masalah AC yang berisik ketika dinyalakan tidak akan lagi Anda rasakan apabila memilih AC Gree MOO Standard Series ini . Adanya teknologi layer soundproof pada kompresor berguna sebagai peredam bunyi saat mesin AC dinyalakan. Jadi bunyi yang dihasilkan lebih halus dan jauh dari berisik. Pelajari lebih lengkap di http://www.gree.id/product-details/standardmooseries

Girls Kenali Kanker Payudara Sedini Mungkin, Dengan Melakukan 5 Cara Berikut!

World Health Organization mencatat lima tahun terakhir terdapat kurang lebih 50800 perempuan dari seluruh dunia yang kehilangan kesempatan hidup karena penyakit kanker payudara. Meski kanker payudara juga bisa menyerang pria namun pada kenyataannya jumlah kematian perempuan lebih tinggi dari pada pria. Fakta mengejutkan berikutnya adalah 50% dari kasus kanker payudara di dunia terjadi di negara berkembang. Hal ini bisa saja dikarenakan kurangnya pengetahuan terhadap kanker itu sendiri serta kurangnya fasilitas kesehatan dan penyuluhan dini terhadap penanganan kanker.

Tak kenal usia dan latar belakang, mulai dari masyarakat awam hingga pesohor dunia seperti Angelina Jolie pun tidak dapat luput dari serangan kanker payudara. Mantan istri Brad Pitt ini bahkan harus menjalani operasi pengangkatan payudara demi menghentikan penyebaran kanker. Beberapa waktu lalu pun kabar duka dari artis Tanah Air, Irene Sukardi, yang menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan penyakit serupa.

Lalu tunggu apalagi girls, bukan waktunya lagi untuk menganggap persoalan kanker payudara hal yang sepele dan tabu. Justru sudah saatnya kita mengetahui ciri-ciri awal kanker sedini mungkin sehingga dapat mengetahui cara pengobatannya. Jika kamu masih ragu dan takut ke dokter, maka coba deh lima cara sederhana berikut ini untuk memeriksa kesehatan payudaramu.

  1. Mulailah dengan melihat payudaramu di depan cermin dengan bahu lurus dan tangan di pinggul

Hal ini sebenarnya sangat mudah dilakukan namun jarang sekali diperhatikan oleh perempuan. Berdiri di depan cermin selama kurang dari 3 menit untuk memerhatikan bentuk payudaramu dan memeriksa ada tidaknya kelainan seperti benjolan, memar merah atau pembengkakan. Ini penting sebab biasanya tumor atau pun kanker bisa dideteksi dari ciri-ciri tersebut.

  1. Masih berada di depan cermin, angkat tanganmu tegak lurus ke atas

Ini cara yang juga efisien untuk mengetahui keberadaan tumor atau kanker. Setelah mengangkat tangan ke atas selama kurang lebih 1 – 2 menit, kamu bisa memerhatikan kembali payudaramu dan memeriksa ada tidaknya benjolan dan jika selama mengangkat tangan kamu merasakan sakit di bagian payudaramu, maka segeralah periksakan ke dokter.

  1. Periksa bagian bawah ketiakmu

Biasanya untuk pasien yang menderita kanker payudara akan mengeluhkan rasa sakit di bawah ketiak. Pembengkakan di bagian ketiak bisa menjadi salah satu ciri-ciri munculnya tumor yang bisa menyerang payudara. Jangan dianggap remeh, rajin-rajinlah memeriksa bagian tubuhmu yang satu ini.

  1. Membungkuk di depan cermin dan biarkan payudaramu menjulur ke bawah

Salah satu cara terbaik untuk mengamati kondisi payudaramu adalah dengan membungkuk di depan cermin kemudian memerhatikan apakah terdapat ruam dan benjolan pada bagian payudaramu. Ataukah terasa sakit pada bagian tertentu saat kamu membungkuk kurang lebih 30 – 35 detik.

  1. Periksa kondisi kesehatan puting

Bagian dari payudara yang dapat dengan mudah diamati perubahannya adalah puting. Untuk beberapa kasus ciri-ciri awal penderita kanker payudara adalah kondisi puting yang mengeras, terdapat ruam di daerah sekitar puting dan bentuk puting yang mengerut ke dalam. Biasanya juga mengeluarkan darah. Jadi penting bagi kamu untuk mulai sadar akan ciri-ciri puting yang sehat.

Meski tidak semua kasus keluhan sakit terhadap payudara akan berakhir dengan vonis kanker, namun tidak ada salahnya untuk tetap waspada. Jika memang terdapat keganjilan yang dirasa cukup mengganggu maka segeralah periksakan ke dokter. Biasanya pun dokter tidak akan langsung menjatuhkan vonis melainkan melakukan pemeriksaan lebih lanjut seperti pemeriksaan mamogram dan USG.

Buang rasa takut dan ketidakpedulianmu jauh-jauh. Sebab perlu kamu ketahui hampir sebagian besar kasus penderita kanker payudara di dunia yang tidak dapat diselamatkan diakibatkan karena kesadaran akan adanya kanker payudara terlambat dan saat akan melakukan pengobatan kondisi kankernya telah akut. So, sehat itu pilihan, girls! Jangan sampai menyesal dikemudian hari.

Pengen Diet Tapi Takut Nga Sehat? Lakukan Tips Diet Berikut!

Obesitas atau kelebihan berat badan dipicu oleh banyak hal yaitu faktor pola makan, genetik, dan masih banyak lainnya. Kamu dapat menurunkan berat badan dengan cepat dan alami tanpa ada efek samping sehingga tidak membahayakan bagi kesehatan tubuh, selain itu lebih murah dan ekonomis. Berikut adalah beberapa cara diet alami dan cepat menurunkan berat badan:

  1. Menentukan Target

Target-target kecil bisa dimulai sebagai langkah awal untuk penurunan berat badan, contohnya jika kamu suka ngemil gorengan, mulai sekarang niatlah untuk berhenti atau mengurangi camilan gorengan tersebut.

  1. Mengonsumsi Banyak Air Putih

Banyak praktisi kesehatan selalu menganjurkan untuk memperbanyak mengonsumsi banyak air putih, yaitu minimal 8 gelas perhari. Memperbanyak mengonsumsi air putih dapat mengurangi resiko dehidrasi, selain itu juga efektif untuk menurunkan berat badan karena lambung akan penuh sehingga kamu akan merasa kenyang meskipun tidak makan.

  1. Olahraga /Aktif Bergerak

Salah satu kegiatan yang harus dilakukan saat diet adalah olahraga. Lakukan olahraga secara rutin untuk membakar lemak dalam tubuh sehingga dapat menurunkan berat badan. Olahraga yang efektif untuk menurunkan berat badan yaitu jogging, jalan santai, senam aerobik, atau olahraga lainnya. Jika kamu tidak memiliki banyak waktu maka sempatkanlah untuk berjalan kaki menaiki tangga seperti saat di kantor, jangan menggunakan lift karena dengan menaiki tangga dapat membakar lemak yang dalam tubuh dengan cepat.

  1. Konsumsi Kacang Pistachio

Mungkin belum semua orang sering mendengar kacang pistachio. Kacang jenis ini biasanya tumbuh di daerah kering seperti Turkmenistan, Azerbajian Barat dan Iran. Kacang Pistachio relatif lebih mahal dari jenis kacang-kacangan yang lain. Kandung protein dalam kacang pistachio adalah sumber protein terbaik yang sangat rendah kalori. Jadi, jika kamu memiliki uang lebih tidak ada salahnya mencoba makanan ini sebagai salah satu cara diet alami.

  1. Mengonsumsi Makanan Yang Mampu Membakar Lemak Dalam Tubuh

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang efektif untuk membakar lemak dalam tubuh secara cepat dan inilah cara diet alami tanpa olahraga:

Ada beberapa jenis buah berry yang efektif untuk menurunkan berat badan yaitu bluberry, raspberry, dan strawberry. Semua jenis buah berry ini rendah kalori dan mengandung flavonoid sehingga cocok dikonsumsi untuk program diet. Selain itu buah ini juga mengandung antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas.

Telur merupakan salah satu jenis makanan yang kaya akan protein dan rendah kalori sehingga banyak praktisi kesehatan yang menganjurkan untuk mengkonsumsi telur saat diet.

Yogurt meryupakan salah satu makanan sehat yang kaya akan vitamin dan rendah lemak. Jika mengkonsumsi yogurt secara rutin setiap hari dapat menurunkan kadar lemak dalam perut sebanyak 81%.

Minuman yang banyak dikonsumsi oleh mayoritas orang adalah teh, namun jenis teh yang efektif untuk menurunkan berat badan yaitu teh hijau atau biasa disebut dengan teh olong. Teh hijau mampu meningkatkan proses metabolisme dalam tubuh sehingga pembakaran lemak dalam tubuh lebih cepat. Jadi jika kamu ingin menurunkan berat badan secara cepat maka konsumsi teh hijau secara teratur setiap hari untuk mendapatkan hasil lebih maksimal.

  1. Mengonsumsi Makanan Kaya Serat

Salah satu cara diet alami dalam 1 minggu adalah dengan mengonsumsi makanan kaya serta. Makanan ini mampu menurunkan berat badan secara cepat dan sehat. Makanan kaya serat dapat diperoleh dari buah dan sayuran, diantaranya adalah kentang, brokoli, bayam, sayuran hijau lainnya, jambu biji, pir, dan pisang.

  1. Mengganti Karbohidrat Biasa Dengan Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat merupakan sumber energi dan gula bagi tubuh sehingga tubuh membutuhkan asupan karbohidrat yang cukup. Biasanya karbohidrat didapat dari nasi, mie, dan lainnya. Ternyata makanan itu sulit untuk diserap oleh tubuh sehingga menumpuk menjadi lemak. Oleh karena itu gantilah karbohidrat biasa dengan karbohidrat kompleks seperti gandum, beras merah, kacang-kacangan, sereal, dan lainnya karena lebih mudah diserap oleh tubuh menjadi energi yang dibutuhkan oleh tubuh.

  1. Pilih Makanan Yang Diolah Dengan Cara Tertentu

Akan lebih baik kamu mengonsumsi makanan yang diolah dengan cara dikukus atau direbus daripada makanan yang digoreng. Makanan yang dikukus atau direbus mempunyai kandungan nutrisi yang lebih banyak dibandingkan makanan yang digoreng dalam minyak panas. Apalagi makanan yang digoreng biasanya mengandung lemak jenuh dan kalori tinggi.

  1. Mengurangi Konsumsi Makanan Kemasan

Makanan siap saja, makanan kemasan, dan makanan yang digoreng memiliki kandungan kalori dan lemak yang tinggi, belum lagi bahan pengawet serta garam. Jadi sebaiknya dikurangi ataupun dihindari saat kamu sedang berupaya melakukan diet sehat dan alami.

  1. Mengatur Isi Makanan Di atas Piringmu

Yang harus kamu lakukan adalah mengatur ulang makanan di atas piringmu. Intinya adalah memenuhi sepertiga piring kamu dengan makanan rendah lemak seperti ikan, daging unggas, atau daging tanpa lemak. Selain itu, perbanyak buah dan sayuran serta kacang-kacangan. Pilih juga sumber karbohidrat yang lebih sehat seperti kentang dan beras merah. Kalau suka buah, pilih yang tidak terlalu manis seperti alpokat, tomat, dan apel.

  1. Memperhatikan Pola Makan Malam

Untuk menurunkan berat badan tidak perlu untuk meninggalkan makan malam tetapi kamu perlu memperhatikan pola makan malam. Pada malam hari tubuh tidak banyak melakukan aktivitas sehingga hanya membutuhkan asupan energi dan gula dalam jumlah yang kecil. Jadi atur pola makan malam kamu dengan memperbanyak mengkonsumsi sayur dan buah, selain itu juga hindari mengonsumsi makanan yang mengandung banyak minyak seperti gorengan jika tidak ingin perut menjadi besar (buncit).

Pahami 17 Penyebab Obesitas Berikut, Lakukan Hidup Sehat!

Penyebab Obesitas di picu oleh beberapa hal termasuk soal genetik atau keturunan. Obesitas merupakan kondisi dimana tubuh kelebihan berat badan akibat kelebihan kandungan lemak di dalam tubuh. Obesitas juga dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lainnya seperti penyakit Diabetes, Tekanan Darah Tinggi selain itu juga akan mengakibatkan penyakit jantung koroner. BMI tersebut merupakan ukuran untuk mengetahui tingkat kegemukan. Penyakit obesitas biasanya disertai gejala-gejala antara lain sulit tidur, ketika tidur tiba-tiba napas berhenti , mendengkur, merasakan nyeri punggung dan sendi , sulit untuk bernafas, merasa ngantuk dan lelah, depresi, terjadi ruam atau infeksi pada lipatan kulit, sering merasa panas, mengeluarkan keringat yang berlebihan serta gejala lainnya. Lalu apa saja yang menyebabkan terjadinya obesitas. Berikut mengenai faktor yang menyebabkan obesitas.

  1. Gaya Hidup

Salah satu pemicu obesitas yang paling umum yaitu gaya hidup yang tidak sehat. Biasanya banyak orang yang tidak memperhatikan kesehatannya , misalnya saja  saat kita makan diluar kita tidak memperhatikan kebersihannya dan kita tidak mempertimbangkan porsi atau pun kandungan yang ada di dalam makanan tersebut, contohnya juga sering mengkonsumsi mie instan, makanan junk food dan lain sebagainya . Serta pola tidur yang tidak teratur, juga merupakan pola hidup yang tidak baik.

Selain itu , seseorang yang cenderung malas melakukan gerak pada kesehariannya juga akan lebih beresiko terkena obesitas , mereka cenderung menghabiskan waktunya menonton TV atau pun bermain gadget. Pola hidup yang tidak baik tersebutlah yang menyebabkan terkena resiko penyakit obesitas.

  1. Pola Makan

Makanan tidak bisa terlepas dari kehidupan kita , karena dari makanan tersebutlah kita mendapatkan energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Akan tetapi , seringkali kita tidak memperhatikan pola makan kita . Biasanya seseorang yang makan secara berlebihan , dan sering mengkonsumsi makanan junk food seperti mie instan, kue , snack , coklat dan lain sebagainya.

Makanan junk food dapat menyebabkan obesitas karena didalam makanan tersebut mengandung bahan pengawet , pemanis buatan dan kandungan yang tidak baik lainnya. Mereka sering kali tidak memperhatikan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh yaitu komponen dari karbohidrat, lemak , protein , vitamin dan mineral . Masyarakat kita hanya berasumsi makan sampai perut kenyang , mereka tidak memikirkan kandungan nutrisi yang dibutuhkan.

  1. Kurang Gerak

Kebiasaan buruk yang sering kita lakukan yaitu tidak pernah melakukan gerak apapun atau tidak melakukan aktivitas yang akan menjadi Penyebab Obesitas. Jika kita bermalas-malasan untuk melakukan aktivitas hal yang terjadi yaitu penumpukan lemak yang berlebih di dalam tubuh . Untuk mengurangi lemak tubuh dapat dilakukan dengan cara melakukan gerak atau aktivitas , maka dianjurkan untuk selalu melakukan gerak atau aktivitas minimal 2 jam selama 1 hari.

  1. Faktor Genetik

Dapat kita lihat bahwa seseorang yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas biasanya akan menurunkan ke keturunananya . Hal ini dipengaruhi karena faktor gen yang sama dengan orang tuanya. Meskipun demikian , bukan berarti bahwa seseorang yang obesitas dari faktor genetik tidak bisa kurus . Meskipun dari faktor genetik tetap dapat melakukan penurunan berat badan jika melakukan program diet yang benar.

  1. Pengaruh Emosi

Emosi sangat mempengaruhi kesehatan tubuh kita , misalkan saja kita sedang merasakan depresi , ada orang tertentu saat depresi nafsu makannya akan menjadi berlebih dan cenderung tidak dapat menghentikan nafsu makan tersebut. Biasanya mereka saat depresi melampiaskan pada makanan tersebut. Selain itu juga kondisi emosi yang menyebabkan nafsu makan berlebih yaitu stress , sedih , susah maupun senang. Hal tersebutlah yang menyebabkan berat badan semakin bertambah dan akan berujung pada obesitas.

  1. Adanya Kerusakan di Otak

Kerusakan otak dapat menyebabkan obesitas karena di dalam otak terdapat saraf  di bagian Hipotalamus ( HL dan HVM) yang mengontrol emosi seseorang . Dimana HL berperan dalam meningkatkan nafsu makan kita , sedangkan HVM yang menghentikan nafsu makan.

Seseorang yang mengalami kerusakan pada bagian tersebut , tidak dapat mengontrol kapan waktunya harus makan dan berhenti makan , sehingga saat seseorang sedang makan dia tidak tau kapan harus berhenti karena mereka tidak merasakan kenyang . Hal ini membuat makanan yang kita konsumsi melebihi batas porsi yang dibutuhkan oleh tubuh sehingga akan menyebabkan berat badan yang berlebih.

  1. Penggunaan Obat

Penggunaan obat sangat mempengaruhi penambahan berat badan , seperti obat untuk meningkatkan berat badan. Pengguanaan obat yang sering kita temui yaitu pada wanita yang sudah berkeluarga biasanya mereka mengkonsumsi pil KB , dimana efek pil KB tersebut akan membuat berat badan kita berlebih. Untuk menanggulanginya diharapkan sering melakukan aktivitas olahraga agar berat badan tidak berlebih.

  1. Faktor Lingkungan

Teerdapat daerah tertentu yang menganggap jika seseorang dengan berat badan berlebih mempertandakan orang tersebut sejahtera (makmur) . Maka di lingkungan tersebut berlomba–lomba agar badannya tidak kurus , persepsi tersebutlah yang membuat di daerah tertentu memiliki penduduk dengan kondisi obesitas.

  1. Aktvitas Fisik

Tidak jauh dari faktor obesitas yang sebelumnya di bahas , aktivitas fiisik yang kurang akan mengakibatkan lemak tidak dapat dikeluarkan dari tubuh dan cenderung menetap. Misalnya pada seseorang yang kesehariannya berdiam diri di rumah dan tidak melakukan aktivitas apapun makan akan memiliki resiko kelebihan berat badan lebih tinggi dibandingkan orang yang melakukan aktivitas secara berulang.

  1. Usia

Kelebihan berat badan sering kita temui pada usia lanjut . Dimana seseorang yang semakin tua tubuhnya akan mengalami kemunduran fungsi tubuh . Seperti fungsi organ jantung, ginjal, penglihatan , pencernaan dan lain sebagainya.

Hal tersebut menyebabkan sistem metabolisme tubuh juga mengalami kemunduran , dimana sistem metabolisme tersebut digunakan dalam pembakaran kalori atau energi , jika sistem tersebut mengalami kemunduran makan akan menyebabkan kalori yang ada di dalam tubuh tidak dapat dikeluarkan . sehingga menyebabkan adanya penumpukan lemak yang berlebih.

  1. Kelebihan mengkonsumsi makanan berkalori

Salah satu lemak menumpuk di dalam tubuh yaitu karena adanya kelebihan kalori . Makanan yang mempunyai kalori tinggi antara lain makanan junk food, kue , coklat , nasi. Biasanya seseorang yang mempunyai obesitas sangat gemar mengkonsumsi makanan tersebut , mereka cenderung tidak menyukai makanan yang sehat seperti buah dan sayur. Hal ini lah yang menyebabkan berat badan seseorang naik secara drastis.

  1. Terlalu banyak Ngemil

Mengkonsumsi camilan tidak lepas dari kehidupan kita , apalagi ngemil saat didepan televisi maupun ngemil pop corn saat nonton bioskop. Sebenarnya ngemil juga dibutuhkan oleh tubuh ,akan tetapi pada porsi yang sesuai dan camilan yang tepat .

Camilan yang dianjurkan yaitu seperti kacang tanah yang di sangrai , kacang almond maupun camilan rendah lemak. Camilan yang membuat badan gemuk yaitu yang mengandung lemak tinggi seperti keripik , gorengan , snack , makanan cepat saji  , kue kering dan sebagainya. Maka dianjurkan saat ngemil mengkonsumsi camilan rendah lemak atau pun diganti dengan buah-buahan segar seperti apel, pir dan lain sebagainya.

  1. Kelebihan mengkonsumsi zat gula

Zat gula memang sangat penting bagi tubuh untuk proses metabolisme , karena gula merupakan salah sau zat dari karbohidrat yang digunakan untuk sumber energi. Akan tetapi jika kelebihan mengkonsusmsi zat gula tersebut justru akan menimbaulkan masalah bagi tubuh salah satunya masalah obesitas atau kelebihan berat badan. Makanan atau minuman yang mengandung banyak gula antara lain kue, sirup , coklat , dan eskrim . Maka dianjurkan dalam mengkonsumsi makanan tersebut tidak secara berlebian . Kita dapat mengkonsumsinya 1-2 kali dalam seminggu.

  1. Energi yang masuk tidak sebanding dengan energi yang keluar

Setiap kita melakukan aktivitas pasti akan mengeluarkan energi , dimana energi tersebut kita dapatkan dari mengkonsumsi makanan. Misalnya kebutuhan energi kita sehari-hari tercukupi yaitu 1200 kalori , akan tetapi dari masuknya energi yang masuk tersebut tidak kita imbangi dengan melakukan aktivitas seperti olahraga atau yang lainnya. Hal tersebut menyebabkan energi kita tertumpuk dan tubuh tidak mmengeluarkannya sehingga akan membentuk lemak di dalam tubuh.

  1. Melewatkan Makan

Banyak yang menganggap jika kita tidak makan akan membuat tubuh kita menjadi kurus , hal tersebut tidak lahh benar. Justru saat kita melawatkan jam makan akan lebih beresiko terkena diiabetes , karena saat kita lapar menandakan kitta memerlukan energi , jika kita tidak makan maka nantinya akan membuat tubuh merasakan lapar yang berlebih , nah saat kita makan dengan jam yang terlewatkan maka membuat kita mengkonsumsi makanan lebih banyak . Hal tersebutlah yang menyebabkan berat badan kita semakin bertambah.

  1. Kurang Tidur

Banyak sekali seseorang malekukan bergadang pada saat malam hari , kebiasaan buruk tersebutlah yang mengakibatkan masalah kesehatan terutama berat badan yang berlebih bisa terjadi . Sebenarnya pada saat idur , tubuh sedang bekerja untuk membentuk hormon-hormon ttertentu , dan pada saat tidur juga tubuh mengalami peningkatan dalam proses metabolisme. Jika kita kurang tidur maka akan menyebabkan metabolisme kita menurun yang akan mengakibatkan proses pembakaran lemak di tubuh menjadi terhambat.

  1. Makan berlebihan saat malam hari

Sering kali makan malam dikaitkan dengan masalah obesitas , memang hal tersebut benar jika kita mengkonsumsi makanan secara berlebihan apalagi pada saat malam hari. Akan tetapi bukan berarti tidak boleh makan pada malam hari hanya saja kita harus makan  sesuai porsi yang dibutuhkan . Faktor utama makan malam hari mengakibatkan kegemukan yaitu mengkonsumsi makananya secara berlebihan .

Penjelasan diatas merupakan beberapa penyakit yang menyebabkan obesitas, diharapkan setelah mengetahui penyebab tersebut kita akan lebih memperhatikan kesehatan tubuh terutama dalam menjaga berat badan di dalam tubuh.